Terhitung
sejak SD atau Sekolah Dasar, di SDN Cipelang, Ujungjaya, Kabupaten
Sumedang, ia sudah menjadi juara kelas di setiap tahunnya. Ikut kegiatan
kepramukaan dan menjadi delegasi Senam SD Kabupaten, Tim Pramuka dengan
meraih juara 2, dan ternyata ia juga memiliki bakat di bidang musik
dengan bukti pencapaiannya menajdi Juara Pupuh Solo Lagu Nasional.
Selain itu, ia juga pernah beberapa kali meraih juara untuk kegiatan
Tilawah Al – Qur’an atau yang sering disebut MTQ. Masuk SMP, ia
bersekolah di salah satu SMP Favorit dan Terbaik di Kabupatennya, yakni
SMPN 1 Conggeang, Kabupaten Sumedang. Saat semasa SMP memang tidak
terlalu banyak kegiatan yang diikutinya karena masa transisi yang belum
bisa dihadapinya, tidak seperti ketika SD. Namun, prestasinya tetap
bergeming, seperti prestasi akademik dan seni musik yang pernah
diraihnya. Masuk deretan anak yang berprestasi akademik di sekolahnya
untuk kemudian menjadi nominasi Olimpiade SAINS Nasional dari
KEMENDIKNAS. Di seni musik, hobinya yang lain dalam bermain alat musik
menjadikannya Tim Gamelan Upacara Adat Sunda dan ia memegang Saron 1
untuk bagiannya di Tim itu. Dan ia juga merupakan perwakilan kelas di
MPK OSIS SMPN 1 Conggeang tahun 2007. Menginjak bangku SMA-lah
prestasinya menjadi lebih terbuktikan. Sejak kelas 1 sampai kelas 3 ia
selalu berhasil meraih nilai akademik luar biasa dan menjadi juara kelas
di kelasnya. Pilihannya masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam,
mengantarkannya pada persaingan akademik yang cukup ketat. Jika saat
kelas 1 anak terbaik akademiknya masih terpecah di beberapa kelas, tapi
ketika kelas 2 dan kelas 3 mereka terpusat di satu kelas, yakni kelas
jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Tapi itu semua tidak membuat
semangat dan prestasinya turun, karena tetap ia bisa meraih prestasi
akademik yang memuaskan. Hal itu terbukti dengan dinobatkannya ia
menjadi siswa Juara Umum yang juga berhasil masuk Universitas dengan
mendapatkan Beasiswa Akademik dari DIKTI untuk jangka waktu 4 tahun
perkuliahan. Tahun 2009-2010 ia juga berhasil menduduki jabatan
tertinggi di organisasi sekolahnya, yakni menjadi Ketua OSIS SMAN Tomo
Kabupaten Sumedang untuk periode 2009-2010.
Kesibukan akademik dan
organisasi tidak membuat penanya berhenti, pada tahun 2009 salah
satu puisinya masuk ke LPMP MENDIKNAS Jawa Barat, di kolom puisi karya
pelajar Jawa Barat. Sejak saat itu, sampai sekarang di bangku kuliah ia
konsen di bidang penulisan, khususnya Sastra. Terpilihnya ia menjadi
Gadis Belia Koran Pikiran Rakyat tahun 2010 pun semakin membuatnya lebih
dikenal masyarakat. Di bangku kuliah, pada awal semester ia meraih
Juara Cerpen Islami Terbaik di kampusnya, serta pada tahun 2013 menjadi
tokoh inspiratif untuk salah satu Koran ibu kota. Sudah banyak tulisan –
tulisannya baik itu Sastra ataupun ilmiah yang dimuat di beberapa media
cetak dan elektronik, seperti Belia, Opini UPI, Bandung Ekspress,
Kompas, Mizan, Lingkar Pena dan Mitra Muda.
Semua bakat seni dan menulis yang ada dalam
dirinya diturunkan dari keluarga besarnya, khususnya dari ibunya yang
juga seorang penulis puisi dan sajak Sunda dan dari kakeknya yang
memiliki kemampuan bermusik tradisional yang luar biasa. Sekarang (2013) ia
tengah menempuh studi semester 5 di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan
Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas
Pendidikan Indonesia Bandung. Dengan IPK Cumlaude yang masih bertahan
sampai semester 5 ini, ia juga tetap mengembangkan aktivitas
organisasinya di dalam dan luar kampus. Mulai dari organisasi jurusan,
universitas dan internasional. Saat ini selain dari agenda kuliah dan
menulis, ia sedang menjabat di Badan Eksekutif Mahasiswa Republik
Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, sebagai Advokat di
DIRJEN Advokasi. Ia juga member tetap di IFHE Bonn Germany, atau
organisasi PKK Internasional yang berpusat di Bonn, Jerman.



0 komentar:
Posting Komentar