Tentangku

Mutiara (Neneng Mutiara Maulida) adalah gadis asal Sumedang, Jawa Barat yang kini sedang menempuh pendidikan di bangku kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Sejak sekolah dasar, gadis kelahiran Sumedang, 13 September 1992 ini sudah menyukai dunia tulis, yang ketika itu masih di ranah puisi. Kesukaannya itu mewujud menjadi prestasi – prestasi yang pernah diraihnya, seperti Juara Baca Tulis Puisi yang beberapa kali diraihnya pada beberapa acara berbeda, mulai dari acara di Desa, Kecamatan sampai Kabupaten dan Provinsi. Selain berprestasi di bidang sastra atau puisi, gadis yang kerap disapa Neng ini juga memiliki prestasi akademik dan organisasi yang sangat mengesankan.

Terhitung sejak SD atau Sekolah Dasar, di SDN Cipelang, Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, ia sudah menjadi juara kelas di setiap tahunnya. Ikut kegiatan kepramukaan dan menjadi delegasi Senam SD Kabupaten, Tim Pramuka dengan meraih juara 2, dan ternyata ia juga memiliki bakat di bidang musik dengan bukti pencapaiannya menajdi Juara Pupuh Solo Lagu Nasional. Selain itu, ia juga pernah beberapa kali meraih juara untuk kegiatan Tilawah Al – Qur’an atau yang sering disebut MTQ. Masuk SMP, ia bersekolah di salah satu SMP Favorit dan Terbaik di Kabupatennya, yakni SMPN 1 Conggeang, Kabupaten Sumedang. Saat semasa SMP memang tidak terlalu banyak kegiatan yang diikutinya karena masa transisi yang belum bisa dihadapinya, tidak seperti ketika SD. Namun, prestasinya tetap bergeming, seperti prestasi akademik dan seni musik yang pernah diraihnya. Masuk deretan anak yang berprestasi akademik di sekolahnya untuk kemudian menjadi nominasi Olimpiade SAINS Nasional dari KEMENDIKNAS. Di seni musik, hobinya yang lain dalam bermain alat musik menjadikannya Tim Gamelan Upacara Adat Sunda dan ia memegang Saron 1 untuk bagiannya di Tim itu. Dan ia juga merupakan perwakilan kelas di MPK OSIS SMPN 1 Conggeang tahun 2007. Menginjak bangku SMA-lah prestasinya menjadi lebih terbuktikan. Sejak kelas 1 sampai kelas 3 ia selalu berhasil meraih nilai akademik luar biasa dan menjadi juara kelas di kelasnya. Pilihannya masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam, mengantarkannya pada persaingan akademik yang cukup ketat. Jika saat kelas 1 anak terbaik akademiknya masih terpecah di beberapa kelas, tapi ketika kelas 2 dan kelas 3 mereka terpusat di satu kelas, yakni kelas jurusan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam). Tapi itu semua tidak membuat semangat dan prestasinya turun, karena tetap ia bisa meraih prestasi akademik yang memuaskan. Hal itu terbukti dengan dinobatkannya ia menjadi siswa Juara Umum yang juga berhasil masuk Universitas dengan mendapatkan Beasiswa Akademik dari DIKTI untuk jangka waktu 4 tahun perkuliahan. Tahun 2009-2010 ia juga berhasil menduduki jabatan tertinggi di organisasi sekolahnya, yakni menjadi Ketua OSIS SMAN Tomo Kabupaten Sumedang untuk periode 2009-2010.

Kesibukan akademik dan organisasi tidak membuat penanya berhenti, pada tahun 2009 salah satu puisinya masuk ke LPMP MENDIKNAS Jawa Barat, di kolom puisi karya pelajar Jawa Barat. Sejak saat itu, sampai sekarang di bangku kuliah ia konsen di bidang penulisan, khususnya Sastra. Terpilihnya ia menjadi Gadis Belia Koran Pikiran Rakyat tahun 2010 pun semakin membuatnya lebih dikenal masyarakat. Di bangku kuliah, pada awal semester ia meraih Juara Cerpen Islami Terbaik di kampusnya, serta pada tahun 2013 menjadi tokoh inspiratif untuk salah satu Koran ibu kota. Sudah banyak tulisan – tulisannya baik itu Sastra ataupun ilmiah yang dimuat di beberapa media cetak dan elektronik, seperti Belia, Opini UPI, Bandung Ekspress, Kompas, Mizan, Lingkar Pena dan Mitra Muda.

Semua bakat seni dan menulis yang ada dalam dirinya diturunkan dari keluarga besarnya, khususnya dari ibunya yang juga seorang penulis puisi dan sajak Sunda dan dari kakeknya yang memiliki kemampuan bermusik tradisional yang luar biasa. Sekarang (2013) ia tengah menempuh studi semester 5 di Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Dengan IPK Cumlaude yang masih bertahan sampai semester 5 ini, ia juga tetap mengembangkan aktivitas organisasinya di dalam dan luar kampus. Mulai dari organisasi jurusan, universitas dan internasional. Saat ini selain dari agenda kuliah dan menulis, ia sedang menjabat di Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, sebagai Advokat di DIRJEN Advokasi. Ia juga member tetap di IFHE Bonn Germany, atau organisasi PKK Internasional yang berpusat di Bonn, Jerman.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Spinning Blue Star With Falling Stars